Sosialisasi Sistem Kran Air Otomatis pada Saluran Air Kandang Ternak sebagai Teknologi Tepat Guna bagi Peternak Desa Pringanom
22 Agustus 2026, 09:30 · Ditulis oleh Muhammad Dhiya Nabiqhoh Rcochman (Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro)
SRAGEN, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) terus mendorong penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat, salah satunya di sektor peternakan melalui inovasi sistem pengelolaan air otomatis.
Salah satunya diwujudkan melalui program "Sosialisasi Sistem Kran Air Otomatis pada Saluran Air Kandang Ternak" di Desa Pringanom, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, sebagai bagian dari program kerja Sosial Kemasyarakatan bertema Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Pengelolaan Peternakan.
Program ini dirancang untuk mengenalkan sistem kran air otomatis berbasis pelampung (valve) pada saluran air kandang ternak kepada peternak Desa Pringanom. Sistem ini memanfaatkan pelampung untuk menutup kran secara otomatis ketika volume air pada penampungan telah mencapai batas yang ditentukan, sehingga air hanya mengalir saat dibutuhkan dan berhenti saat penampungan sudah penuh.
Program tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap kondisi pengelolaan air kandang ternak yang masih dilakukan secara manual oleh sebagian besar peternak di Desa Pringanom. Kondisi ini dinilai kurang efisien karena mengharuskan peternak mengecek dan menutup kran secara manual, sehingga rawan menyebabkan air terbuang percuma maupun genangan berlebih di area kandang.
"Selama ini peternak harus bolak-balik mengecek dan menutup kran air secara manual. Dengan sistem otomatis ini, air akan berhenti mengalir sendiri saat penampungan sudah penuh, sehingga bisa menghemat air, waktu, dan tenaga peternak dalam mengelola kandang," ujarnya.
Kegiatan diawali dengan penyusunan materi penyuluhan mengenai komponen yang digunakan, meliputi kran otomatis (valve), pelampung, pipa PVC, sambungan pipa, dan seal tape, sebelum dilanjutkan dengan penjelasan langsung kepada peternak mengenai cara kerja, manfaat, serta tips perawatan sistem. Sebagai media edukasi, mahasiswa turut menyusun pamflet berisi ringkasan informasi tersebut agar dapat menjadi acuan peternak secara mandiri.
Kegiatan penyuluhan ini menghasilkan peningkatan pemahaman peternak mengenai sistem kran otomatis yang berfungsi untuk menghemat penggunaan air, mengurangi tenaga dan waktu peternak dalam mengecek serta menutup kran secara manual, dan menjaga kebersihan kandang dengan mencegah genangan air berlebih. Selain itu, tersedia pula pamflet edukasi sebagai media informasi berkelanjutan bagi peternak Desa Pringanom.
Program KKN-R UNDIP di Desa Pringanom ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata. Sosialisasi sistem kran air otomatis pada saluran air kandang ternak diharapkan dapat mendorong peternak untuk mengenal dan menerapkan teknologi tepat guna dalam pengelolaan peternakan yang lebih efisien, hemat air, dan ramah lingkungan.