Kembali ke Kabar Desa
KKN

Mahasiswa KKN Akuntansi Susun Modul Administrasi Keuangan Posyandu di Desa Pringanom

22 Agustus 2026, 00:29 · Ditulis oleh Siti Lu'lu'ah Luthfiyah (Mahasiswa KKN Undip)

Mahasiswa KKN Akuntansi Susun Modul Administrasi Keuangan Posyandu di Desa Pringanom

PRINGANOM – Administrasi keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung tertibnya pengelolaan kegiatan Posyandu. Pencatatan penerimaan dan pengeluaran yang dilakukan secara teratur dapat membantu kader dalam mengetahui arus keuangan sekaligus memudahkan penelusuran data administrasi. Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Desa Pringanom menyusun Modul Administrasi Keuangan Posyandu sebagai panduan pencatatan bagi kader Posyandu di Desa Pringanom, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.

Program ini merupakan bagian dari Multidisiplin 2 (Muldis 2) yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN, salah satunya Siti Lu'lu'ah Luthfiyah, mahasiswa Jurusan Akuntansi. Program tersebut berfokus pada penyusunan media pencatatan administrasi keuangan yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kegiatan Posyandu.

Diawali Konsultasi dan Observasi

Proses penyusunan modul diawali dengan konsultasi dan observasi pembukuan Posyandu pada 16 Juli 2026 di Dukuh Jetak, Desa Pringanom. Pada kegiatan tersebut, mahasiswa berdiskusi dengan kader sekaligus mengamati secara langsung proses administrasi dan pencatatan yang dilakukan dalam kegiatan Posyandu.

Konsultasi dan observasi dilakukan untuk mengetahui kondisi pencatatan yang telah berjalan serta kebutuhan kader dalam melakukan administrasi keuangan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai bagian pencatatan yang perlu dibuat lebih terarah dan praktis.

Hasil pengamatan kemudian menjadi dasar dalam penyusunan modul agar isi dan format yang tersedia dapat menyesuaikan dengan kebutuhan administrasi Posyandu di lapangan.

Menyusun Modul Administrasi Keuangan Posyand

Berdasarkan hasil konsultasi dan observasi, mahasiswa menyusun “Modul Administrasi Keuangan Posyandu” sebagai media pendukung pencatatan keuangan. Modul tersebut memuat panduan administrasi yang mencakup Buku Kas Umum (BKU) serta rekap penerimaan dan pengeluaran Posyandu.

Format dalam modul dirancang agar dapat membantu kader melakukan pencatatan transaksi secara lebih sistematis. Selain menyediakan format pencatatan, modul juga dilengkapi dengan contoh pengisian sehingga kader dapat memahami cara penggunaan setiap bagian dengan lebih mudah.

Penyusunan modul menjadi bentuk penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa dari bidang Akuntansi ke dalam kebutuhan administrasi masyarakat. Pengetahuan mengenai pencatatan keuangan diterjemahkan ke dalam media yang lebih sederhana dan dapat digunakan secara langsung oleh kader.

Modul Diperkenalkan kepada Kader Posyandu

Setelah modul selesai disusun, mahasiswa kemudian melakukan presentasi dan pengenalan modul kepada kader Posyandu pada 27 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi tahap pengenalan sekaligus penjelasan mengenai cara penggunaan modul dalam kegiatan administrasi Posyandu.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan bagian-bagian yang terdapat dalam modul, mulai dari pencatatan Buku Kas Umum hingga rekap penerimaan dan pengeluaran. Para kader juga diberikan gambaran mengenai contoh pencatatan yang telah disiapkan sehingga dapat memahami alur penggunaan format yang tersedia.

Pengenalan secara langsung ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program karena tidak hanya memperkenalkan hasil modul, tetapi juga memberikan pemahaman kepada kader mengenai penggunaannya dalam kegiatan Posyandu sehari-hari.

Modul sebagai Output Program

Sebagai hasil dari program Multidisiplin 2, mahasiswa menghasilkan Modul Administrasi Keuangan Posyandu yang dapat digunakan sebagai panduan dalam pencatatan administrasi keuangan. Modul tersebut dirancang dengan format yang sederhana, dilengkapi contoh pencatatan, serta memuat Buku Kas Umum dan rekap penerimaan serta pengeluaran Posyandu.

Kehadiran modul tersebut diharapkan dapat membantu kader dalam melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran secara lebih teratur, sekaligus memberikan format yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Bagi mahasiswa, program ini menjadi pengalaman dalam mengaplikasikan ilmu Akuntansi untuk menjawab kebutuhan administrasi di lingkungan masyarakat. Sementara bagi kader Posyandu, modul dapat menjadi media pendukung dalam menjalankan pencatatan keuangan secara lebih mudah dan terarah.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Desa Pringanom berharap Modul Administrasi Keuangan Posyandu dapat terus dimanfaatkan oleh kader setelah kegiatan KKN berakhir. Dengan pencatatan yang lebih terstruktur, administrasi keuangan Posyandu di Desa Pringanom diharapkan dapat berjalan secara lebih tertib dan mudah dipantau.